Category: Blog

Your blog category

  • Polda Metro gagas program Bapak Asuh perkuat perlindungan di sekolah

    Polda Metro gagas program Bapak Asuh perkuat perlindungan di sekolah

    JAKARTA — Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri menggagas Program Bapak Asuh, Ibu Asuh, dan Sahabat Pelajar sebagai upaya memperkuat perlindungan dan pencegahan sejak dini di lingkungan sekolah. Gagasan tersebut disampaikan di Balai Sarbini, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (17/9/2026).

    Bagi orang tua dan sekolah, rasa aman tidak hanya berarti memastikan anak tiba dan pulang dengan selamat. Anak-anak juga membutuhkan sosok yang mau mendengar, memahami persoalan mereka, serta membantu ketika menghadapi ajakan atau pengaruh yang dapat merugikan masa depannya.

    Program tersebut menjadi bagian dari tindak lanjut Forum Kemitraan Polri dan Masyarakat Sekolah (FKPMS) yang telah diluncurkan Kapolda Metro Jaya pada 11 Maret 2026. FKPMS sebelumnya dikembangkan di 11 sekolah di Jakarta sebagai wadah komunikasi dan koordinasi antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam melakukan deteksi dini serta menangani berbagai persoalan di lingkungan pendidikan.

    Melalui Program Bapak Asuh, Ibu Asuh, dan Sahabat Pelajar, personel kepolisian diarahkan hadir lebih dekat dengan siswa melalui pendampingan, pembinaan, dan komunikasi yang berkelanjutan. Kehadiran tersebut tidak berhenti pada kegiatan penyuluhan, tetapi ditujukan untuk membangun kedekatan agar pelajar memiliki ruang yang aman untuk bertanya, bercerita, dan menyampaikan persoalan yang mereka hadapi.

    “Yang kita bangun melalui program ini adalah sistem pencegahan sejak dini agar anak-anak kita tidak masuk situasi yang bisa merugikan masa depannya,” kata Komjen Pol. Asep Edi Suheri.

    Bagi para pelajar, program ini diharapkan menghadirkan polisi sebagai sahabat yang dapat dipercaya. Personel akan memberikan pemahaman mengenai risiko berbagai tindakan yang melanggar hukum sekaligus membantu siswa menghadapi tekanan, ajakan, ataupun pengaruh yang berpotensi membawa mereka ke dalam situasi yang merugikan.

    Orang tua dan sekolah juga menjadi bagian penting dalam pola pendampingan tersebut. Komunikasi yang terbuka diharapkan membantu setiap persoalan dikenali lebih awal sehingga dapat ditangani bersama sebelum berkembang lebih jauh.

    Komjen Pol. Asep Edi Suheri menegaskan bahwa perlindungan terhadap pelajar tidak dapat dijalankan oleh kepolisian sendiri. Karena itu, personel diminta memahami karakter lingkungan sekolah, mengenali dinamika yang dihadapi siswa, serta membangun komunikasi yang baik dengan guru dan orang tua.

    Pendekatan tersebut sekaligus memperkuat tujuan FKPMS dalam membangun sistem pencegahan terhadap berbagai persoalan di lingkungan pendidikan, termasuk perundungan, kekerasan, tawuran, pengaruh negatif media sosial, serta persoalan lain yang dapat mengganggu keamanan dan perkembangan pelajar.

    Melalui Program Bapak Asuh, Ibu Asuh, dan Sahabat Pelajar, Polda Metro Jaya mendorong terbangunnya kemitraan yang lebih erat antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan siswa. Polisi diharapkan hadir bukan sebagai sosok yang ditakuti, melainkan sebagai pihak yang dapat dipercaya, mau mendengar, dan membantu pelajar ketika menghadapi persoalan yang dapat merugikan masa depannya.

  • Forum Wartawan Polri Gelar Syukuran Bersama Insan Pers dan PJU Polda Metro Jaya

    Forum Wartawan Polri Gelar Syukuran Bersama Insan Pers dan PJU Polda Metro Jaya

    Jakarta — Rasa syukur suasana penuh kekeluargaan menyelimuti perayaan terpilihnya kembali Faruk sebagai Ketua Forum Wartawan Polri (FWP) Polda Metro Jaya untuk periode 2026–2028. Ini adalah keempat kalinya Faruk mendapat kepercayaan memimpin organisasi yang mewadahi para awak media lingkup kepolisian tersebut.

    Acara Syukuran yang diiringi doa bersama — khususnya untuk 8 jurnalis yang kena musibah anak gunung Merapi Krakatau di lanjutkan dengan makan bersama, Syukuran FWP dihadiri langsung oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, S.I.K., M.Si.

    Dalam kesempatan tersebut Kombes Budi menyapa secara akrab seluruh kalangan wartawan yang hadir, didampingi oleh (PJU).

    Kehadiran Kabid Humas dan PJU menjadi bukti dukungan sekaligus penguatan hubungan kemitraan antara kepolisian dan kalangan Pers. Ia menyambut baik terpilihnya kembali Faruk, berharap kepercayaan yang diberikan menjadi landasan untuk menjaga kesolidan tim, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan kualitas kerja sama yang transparan dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

    Faruk sendiri menyatakan siap mengemban amanah untuk periode keempat ini. Ia menegaskan komitmen untuk terus menjaga keharmonisan, memperkokoh persatuan sesama anggota, serta memastikan FWP Polda Metro Jaya tetap menjadi mitra yang kredibel dan dapat diandalkan oleh institusi kepolisian maupun publik

    Dari rasa syukur untuk Insan Pers FWP, Faruk beserta pengurus membagikan Jaket dan Tas Ransel kepada semua anggota pers FWP.

  • Forum Wartawan Polri (FWP) Gelar Syukuran Bersama Insan Pers dan PJU Polda Metro Jaya

    Forum Wartawan Polri (FWP) Gelar Syukuran Bersama Insan Pers dan PJU Polda Metro Jaya

    Jakarta — Rasa syukur suasana penuh kekeluargaan menyelimuti perayaan terpilihnya kembali Faruk sebagai Ketua Forum Wartawan Polri (FWP) Polda Metro Jaya untuk periode 2026–2028. Ini adalah keempat kalinya Faruk mendapat kepercayaan memimpin organisasi yang mewadahi para awak media lingkup kepolisian tersebut.

    Acara Syukuran yang diiringi doa bersama — khususnya untuk 8 jurnalis yang kena musibah anak gunung Merapi Krakatau di lanjutkan dengan makan bersama, Syukuran FWP dihadiri langsung oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, S.I.K., M.Si.

    Dalam kesempatan tersebut Kombes Budi menyapa secara akrab seluruh kalangan wartawan yang hadir, didampingi oleh (PJU).

    Kehadiran Kabid Humas dan PJU menjadi bukti dukungan sekaligus penguatan hubungan kemitraan antara kepolisian dan kalangan Pers. Ia menyambut baik terpilihnya kembali Faruk, berharap kepercayaan yang diberikan menjadi landasan untuk menjaga kesolidan tim, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan kualitas kerja sama yang transparan dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

    Faruk sendiri menyatakan siap mengemban amanah untuk periode keempat ini. Ia menegaskan komitmen untuk terus menjaga keharmonisan, memperkokoh persatuan sesama anggota, serta memastikan FWP Polda Metro Jaya tetap menjadi mitra yang kredibel dan dapat diandalkan oleh institusi kepolisian maupun publik

    Dari rasa syukur untuk Insan Pers FWP, Faruk beserta pengurus membagikan Jaket dan Tas Ransel kepada semua anggota pers FWP.

  • KI DKI dorong Polda Metro Jaya perkuat keterbukaan informasi publik

    KI DKI dorong Polda Metro Jaya perkuat keterbukaan informasi publik

    Konten ini dibuat oleh pengguna Kompasiana. Seluruh isi menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan resmi redaksi Kompas.

    Halo Lokal. Sumber ilustrasi: PEXELS/Ahmad Syahrir

    Polda metro jaya

    JAKARTA — Komisi Informasi (KI) Provinsi DKI Jakarta terus berupaya memperkuat tata kelola keterbukaan informasi publik di wilayah ibu kota. Langkah strategis ini diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi dan koordinasi yang menyasar jajaran Humas serta Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di lingkungan Polda Metro Jaya.

    Upaya ini menjadi bentuk sinergi nyata antara lembaga pengawal keterbukaan informasi dan aparat penegak hukum untuk memastikan hak masyarakat dalam mengakses informasi publik terlaksana dengan baik. Melalui kolaborasi tersebut, jajaran Humas dan PPID di tingkat Kepolisian Daerah hingga Kepolisian Resor diharapkan mampu menyajikan pelayanan informasi yang transparan, akuntabel, dan responsif.

    Keterbukaan informasi di institusi kepolisian memegang peranan penting dalam membangun kepercayaan publik. Dengan pengelolaan informasi yang profesional dan rasional, masyarakat dapat memperoleh akses data resmi secara akurat sekaligus meminimalkan penyebaran disinformasi di tengah publik.

    Melalui langkah proaktif ini, Komisi Informasi DKI Jakarta dan Polda Metro Jaya berkomitmen untuk terus berbenah dan menghadirkan pelayanan publik yang berorientasi pada pemenuhan hak konstitusional warga negara atas informasi.

  • Kapolda Metro Jaya Terima Audiensi DPRD DKI, Perkuat Koordinasi Antarlembaga

    Kapolda Metro Jaya Terima Audiensi DPRD DKI, Perkuat Koordinasi Antarlembaga

    Pada kesempatan ini, Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin hadir bersama tiga Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, yakni Ima Mahdiah, Rany Mauliani, dan Wibi Andrino.

    Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menerima audiensi dari pimpinan DPRD DKI Jakarta, Selasa (15/9/2026). Foto: dok. Polda Metro Jaya Pertemuan diisi dengan pertukaran pandangan dan informasi mengenai berbagai hal yang menjadi perhatian bersama. Komunikasi tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi sesuai tugas dan kewenangan masing-masing institusi.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan hubungan antarlembaga yang terbuka dan konstruktif penting untuk memahami berbagai dinamika yang berkembang di tengah masyarakat.

    “Polda Metro Jaya terbuka untuk terus membangun sinergi dengan DPRD DKI Jakarta. Harapannya, hubungan yang baik ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta turut menjaga Jakarta tetap aman, tertib, dan nyaman,” ujar Kombes Budi Hermanto.

  • Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri Terima Audiensi Pimpinan DPRD DKI Jakarta

    Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri Terima Audiensi Pimpinan DPRD DKI Jakarta

    Jakarta – Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri menerima audiensi pimpinan DPRD DKI Jakarta. Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus memperkuat komunikasi antarlembaga dalam menyikapi berbagai dinamika dan kepentingan masyarakat Jakarta. Pertemuan tersebut berlangsung di gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (15/9/2026). Turut hadir Wakapolda Metro Jaya Irjen Dekananto Eko Purwono serta sejumlah pejabat utama Polda Metro Jaya.

    Pada kesempatan ini, Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin hadir bersama tiga Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, yakni Ima Mahdiah, Rany Mauliani, dan Wibi Andrino.

    Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menerima audiensi dari pimpinan DPRD DKI Jakarta, Selasa (15/9/2026). Foto: dok. Polda Metro Jaya Pertemuan diisi dengan pertukaran pandangan dan informasi mengenai berbagai hal yang menjadi perhatian bersama. Komunikasi tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi sesuai tugas dan kewenangan masing-masing institusi.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan hubungan antarlembaga yang terbuka dan konstruktif penting untuk memahami berbagai dinamika yang berkembang di tengah masyarakat.

    “Polda Metro Jaya terbuka untuk terus membangun sinergi dengan DPRD DKI Jakarta. Harapannya, hubungan yang baik ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta turut menjaga Jakarta tetap aman, tertib, dan nyaman,” ujar Kombes Budi Hermanto.

  • Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri Terima Audiensi Pimpinan DPRD DKI Jakarta

    Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri Terima Audiensi Pimpinan DPRD DKI Jakarta

    Jakarta – Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri menerima audiensi pimpinan DPRD DKI Jakarta. Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus memperkuat komunikasi antarlembaga dalam menyikapi berbagai dinamika dan kepentingan masyarakat Jakarta. Pertemuan tersebut berlangsung di gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (15/9/2026). Turut hadir Wakapolda Metro Jaya Irjen Dekananto Eko Purwono serta sejumlah pejabat utama Polda Metro Jaya.

    Pada kesempatan ini, Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin hadir bersama tiga Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, yakni Ima Mahdiah, Rany Mauliani, dan Wibi Andrino.

    Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menerima audiensi dari pimpinan DPRD DKI Jakarta, Selasa (15/9/2026). Foto: dok. Polda Metro Jaya Pertemuan diisi dengan pertukaran pandangan dan informasi mengenai berbagai hal yang menjadi perhatian bersama. Komunikasi tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi sesuai tugas dan kewenangan masing-masing institusi.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan hubungan antarlembaga yang terbuka dan konstruktif penting untuk memahami berbagai dinamika yang berkembang di tengah masyarakat.

    “Polda Metro Jaya terbuka untuk terus membangun sinergi dengan DPRD DKI Jakarta. Harapannya, hubungan yang baik ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta turut menjaga Jakarta tetap aman, tertib, dan nyaman,” ujar Kombes Budi Hermanto.

  • Polda Sumsel jalankan 374 kegiatan pencegahan karhutla

    Polda Sumsel jalankan 374 kegiatan pencegahan karhutla

    Jakarta – Polda Sumatera Selatan melalui Polres Empat Lawang terus memperkuat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan mengedepankan pendekatan langsung kepada masyarakat. Salah satunya melalui program ‘Makmano Karhutlah’ yang dilaksanakan Polsek Muara Pinang di Desa Batu Junggul, Selasa (15/9). Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Muara Pinang menyambangi warga dari rumah ke rumah untuk menyampaikan sosialisasi dan imbauan mengenai pencegahan karhutla. Petugas juga membagikan pamflet yang memuat larangan serta sanksi hukum terkait pembakaran hutan dan lahan.

    Kabidhumas Polda Sumsel Nandang Mu’min Wijaya menegaskan upaya pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan masyarakat sejak dini.

    “Pencegahan harus dimulai dari lingkungan masyarakat. Melalui edukasi langsung dari rumah ke rumah, kami berharap masyarakat semakin memahami bahaya Karhutla, termasuk konsekuensi hukumnya, sehingga bersama-sama menjaga wilayahnya dari kebakaran hutan dan lahan,” ujar Nandang dalam keterangan tertulis, Selasa (15/9/2026).

    Selain edukasi secara langsung, personel turut melaksanakan patroli Kamtibmas dan karhutla sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi kebakaran di wilayah tersebut. Pendekatan door to door dilakukan agar pesan pencegahan dapat diterima langsung dan lebih mudah dipahami masyarakat.

    Program ‘Makmano Karhutlah’ merupakan program Kapolres Empat Lawang Abdul Aziz Septiadi, yang mendorong jajaran kepolisian untuk hadir secara langsung di tengah masyarakat dalam membangun kesadaran bersama mencegah kebakaran hutan dan lahan.

    Polda Sumsel bersama seluruh jajaran terus mengedepankan langkah preventif melalui patroli, sosialisasi, dan pendekatan kepada masyarakat. Kehadiran personel hingga ke desa-desa diharapkan dapat memperkuat partisipasi warga dalam mencegah munculnya titik api sekaligus menjaga lingkungan tetap aman dari ancaman karhutla.

  • Polda Sumsel Door to Door Sosialisasikan Pencegahan Karhutla ke Warga

    Polda Sumsel Door to Door Sosialisasikan Pencegahan Karhutla ke Warga

    Jakarta – Polda Sumatera Selatan melalui Polres Empat Lawang terus memperkuat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan mengedepankan pendekatan langsung kepada masyarakat. Salah satunya melalui program ‘Makmano Karhutlah’ yang dilaksanakan Polsek Muara Pinang di Desa Batu Junggul, Selasa (15/9). Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Muara Pinang menyambangi warga dari rumah ke rumah untuk menyampaikan sosialisasi dan imbauan mengenai pencegahan karhutla. Petugas juga membagikan pamflet yang memuat larangan serta sanksi hukum terkait pembakaran hutan dan lahan.

    Kabidhumas Polda Sumsel Nandang Mu’min Wijaya menegaskan upaya pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan masyarakat sejak dini.

    “Pencegahan harus dimulai dari lingkungan masyarakat. Melalui edukasi langsung dari rumah ke rumah, kami berharap masyarakat semakin memahami bahaya Karhutla, termasuk konsekuensi hukumnya, sehingga bersama-sama menjaga wilayahnya dari kebakaran hutan dan lahan,” ujar Nandang dalam keterangan tertulis, Selasa (15/9/2026).

    Selain edukasi secara langsung, personel turut melaksanakan patroli Kamtibmas dan karhutla sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi kebakaran di wilayah tersebut. Pendekatan door to door dilakukan agar pesan pencegahan dapat diterima langsung dan lebih mudah dipahami masyarakat.

    Program ‘Makmano Karhutlah’ merupakan program Kapolres Empat Lawang Abdul Aziz Septiadi, yang mendorong jajaran kepolisian untuk hadir secara langsung di tengah masyarakat dalam membangun kesadaran bersama mencegah kebakaran hutan dan lahan.

    Polda Sumsel bersama seluruh jajaran terus mengedepankan langkah preventif melalui patroli, sosialisasi, dan pendekatan kepada masyarakat. Kehadiran personel hingga ke desa-desa diharapkan dapat memperkuat partisipasi warga dalam mencegah munculnya titik api sekaligus menjaga lingkungan tetap aman dari ancaman karhutla.

  • Aksi Pantang Menyerah Polda Sumsel Padamkan 24 Hektare Karhutla Ogan Ilir

    Aksi Pantang Menyerah Polda Sumsel Padamkan 24 Hektare Karhutla Ogan Ilir

    Halo Lokal. Sumber ilustrasi: PEXELS/Ahmad Syahrir

    Aksi Pantang Menyerah: Polda Sumsel Padamkan 24 Hektare Karhutla Ogan Ilir Pakai Formula Khusus

    Sumsel – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan gambut selalu menjadi tantangan besar karena baranya yang kerap bersembunyi di bawah permukaan tanah. Menghadapi situasi ini, personel Ditsamapta Polda Sumatera Selatan (Sumsel) menunjukkan dedikasi luar biasa di tengah hamparan lahan gambut seluas kurang lebih 24 hektare di Desa Lorok, Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir.

    Tidak sekadar menyiramkan air, tim yang turun ke lapangan membawa inovasi baru. Dengan penuh semangat dan kebersamaan, mereka melakukan pemadaman sekaligus uji coba langsung sebuah formula khusus bernama Crossfire Slog Polri.

    Untuk menaklukkan api di lahan seluas itu, tim menyiapkan 16 jerigen formula Crossfire. Komposisi racikannya diaplikasikan dengan presisi: 200 liter formula khusus tersebut dicampur dengan 800 liter air. Campuran inilah yang kemudian disemprotkan secara masif untuk merendam lahan gambut yang terbakar.

    Pemadaman di karakteristik tanah gambut menuntut kesabaran ekstra. Proses perendaman lahan terus dilakukan tanpa henti hingga malam hari. Setelah api di permukaan terlihat padam, tugas mereka ternyata belum usai. Personel Ditsamapta Polda Sumsel kembali melakukan pengecekan berlapis di lokasi yang gelap. Langkah ini sangat krusial untuk memastikan bahwa bara api di kedalaman gambut benar-benar mati total dan tidak berpotensi memicu titik api baru keesokan harinya.

    Kerja keras, gotong royong, dan penerapan inovasi di Desa Lorok ini menjadi bukti nyata komitmen kepolisian dalam menjaga lingkungan dari ancaman Karhutla yang merugikan masyarakat luas.