Category: Blog

Your blog category

  • Blogger Polri : Kapolri Tolak Usul Polri di Bawah Menteri: Lebih Baik Saya Jadi Petani

    Blogger Polri : Kapolri Tolak Usul Polri di Bawah Menteri: Lebih Baik Saya Jadi Petani

    Kapolri Tolak Usul Polri di Bawah Menteri: Lebih Baik Saya Jadi Petani

    Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan dirinya lebih memilih menjadi petani, ketimbang Menteri Kepolisian. Hal tersebut disampaikan Listyo menjawab usulan kedudukan Polri berada di bawah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

    Listyo mengaku telah mendapat pesan singkat yang berisi tawaran dirinya menjadi Menteri Kepolisian.

    “Hal ini saya tegaskan di hadapan bapak ibuk sekalian, dan seluruh jajaran bahwa saya menolak polisi di bawah kementerian. Dan kalaupun saya yang jadi menteri kepolisian, saya lebih baik menjadi petani saja,” kata Listyo dalam rapat bersama Komisi III DPR, Jakarta, Senin (26/1/2026).

    Menurut Listyo, meletakkan Polri di bawah kementerian sama saja melemahkan institusi polri, melemahkan negara, dan melemahkan presiden. Listyo menegaskan lebih baik dirinya dicopot sebagai Kapolri daripada institusinya diutak-atik menjadi Kementerian Kepolisian.

    “Apabila ada pilihan, apakah polisi tetap berada di bawah presiden atau polisi tetap di bawah presiden namun ada menteri kepolisian, saya memilih Kapolri saja yang dicopot,” kata dia.

    Kedudukan Polri Sebaiknya di Bawah Presiden

    Listyo menekankan kedudukan Polri memang sebaiknya tetap ada di bawah Presiden Republik Indonesia bukan Kemendagri. Menurutnya, berada di bawah komando presiden langsung akan membuat kerja Polri lebih efektif dan efisien.

    “Artinya, dengan posisi seperti ini, maka sangat ideal kalau Polri berada langsung di bawah Presiden. Sehingga di dalam melaksanakan tugasnya, Polri akan lebih maksimal dan lebih fleksibel,” kata Listyo.

    Listyo menambahkan, setelah reformasi, Polri sudah terpisah dari TNI. Artinya, kini Polri memiliki momentum untuk membangun ulang doktrin, struktur, akuntabilitas, dan mekanis, dan mempersiapkan diri menuju roadmap menjadi civilian police.

    Hal itu juga diperkuat dengan Pasal 30 ayat 4 UUD 1945 di mana Polri sebagai alat negara yang menjunjung keamanan. Artinya, sesuai mandat reformasi 1998, Polri ditempatkan di bawah Presiden.

    Selain itu, berdasarkan TAP MPR Nomor 7 ayat 2 juga mengatur bahwa Polri berada di bawah Presiden. Kemudian dalam Pasal 7 ayat 3 TAP MPR RI Nomor 7 Tahun 2000 Kapolri diangkat dan diberhentikan oleh Presiden Republik Indonesia dengan persetujuan DPR RI.

    “Polri memiliki doktrin to serve and protect dengan doktrin Tata Tentrem Kerta Raharja. Bukan to kill and destroy. Tentulah ini yang membedakan antara TNI dan Polri. Polri bertanggung jawab terhadap keamanan,” kata dia.

    “Dan tentunya dengan kondisi yang ada, posisi Polri tentunya akan sangat ideal apabila tetap seperti saat ini,” sambungnya.

  • Profil Irjen Jhonny Edison Isir, Mantan Ajudan Presiden Jokowi yang Kini Jadi Kadiv Humas Polri

    Profil Irjen Jhonny Edison Isir, Mantan Ajudan Presiden Jokowi yang Kini Jadi Kadiv Humas Polri

    JAKARTA – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi maupun rotasi sejumlah Perwira Tinggi (Pati) hingga Perwira Menengah Polri. Sejumlah posisi strategis terkena rotasi, termasuk Kadiv Humas Polri. Irjen Pol Jhonny Edison Isir resmi ditunjuk sebagai Kadiv Humas Polri. Jhonny yang sebelumnya Kapolda Papua Barat menggantikan Irjen Pol Sandi Nugroho. Sandi mendapat amanah baru sebagai Kapolda Sumatera Selatan.

    Adapun mutasi tertuang dalam Surat Telegram Nomor 99/I/KEP/2026 tertanggal 15 Januari 2026. Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko membenarkan mutasi besar-besaran tersebut. “Benar,” ucapnya, Sabtu (24/1/2026). Jhonny Edison Isir bukanlah nama baru di jajaran elite kepolisian. Jenderal bintang 2 kelahiran Jayapura, 7 Juni 1975 ini menjadi putra asli Papua pertama yang berhasil meraih penghargaan Adhi Makayasa (lulusan terbaik Akpol) tahun 1996.

    Jhonny Edison Isir bukanlah nama baru di jajaran elite kepolisian. Jenderal bintang 2 kelahiran Jayapura, 7 Juni 1975 ini menjadi putra asli Papua pertama yang berhasil meraih penghargaan Adhi Makayasa (lulusan terbaik Akpol) tahun 1996. Sebelum meniti karier di kepolisian, dia menempuh pendidikan menengah di SMA Taruna Nusantara Magelang dan lulus pada 1993. Jhonny juga memiliki latar belakang akademis yang kuat dengan gelar Master Transnational Crime Prevention (MTCP) dari University of Wollongong, Australia. Karier Jhonny terbilang melesat cepat. Pengalamannya di bidang reserse membuatnya sering dipercaya menduduki jabatan-jabatan penting.

    Berikut perjalanan karier strategis Irjen Jhonny Edison Isir:

    2014: Kapolres Jayawijaya 2016: Kapolres Manokwari 2017: Ajudan Presiden Joko Widodo 2020: Kapolrestabes Medan 2021: Kapolrestabes Surabaya 2023: Wakapolda Sulawesi Utara 2023: Kapolda Papua Barat Sebelum ditarik ke Mabes Polri sebagai Kadiv Humas Polri, Jhonny menjabat Kapolda Papua Barat sejak Desember 2023. Selanjutnya, Kadiv Humas Polri sebelumnya Irjen Sandi Nugroho sekarang menjabat Kapolda Sumsel. Sandi menggantikan Irjen Pol Andi Rian Djajadi yang kini ditunjuk menjadi Wakalemdiklat Polri.

  • Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Bongkar Peredaran 4.395 Obat Berbahaya tanpa Izin Edar di Jagakarsa, 1 Orang Turut diamankan

    Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Bongkar Peredaran 4.395 Obat Berbahaya tanpa Izin Edar di Jagakarsa, 1 Orang Turut diamankan

    Jakarta — Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap kasus peredaran psikotropika jenis obat-obatan di wilayah Jakarta Selatan. Seorang pria berinisial J (30) diamankan saat menjaga sebuah toko yang di kamuflase menjual plastik di kawasan Jagakarsa, Minggu (18/1/2026) malam.

    Penangkapan dilakukan sekitar pukul 21.00 WIB di sebuah toko yang berlokasi di Jalan Mochammad Kahfi II, Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa. Dari lokasi tersebut, polisi menemukan ribuan butir obat-obatan yang diduga keras termasuk psikotropika dan diedarkan tanpa izin.

    Dalam pengungkapan itu, petugas menyita barang bukti berupa 1.255 butir tramadol, 1.340 butir heximer, 106 butir calmlet alprazolam 1 mg, serta 1.694 butir trihex.
    serta 1 Unit Handphone dan Uang hasil penjualan sebesar 11 Juta rupiah

    Kanit 4 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKP Rumangga, menjelaskan bahwa pengungkapan berawal dari informasi masyarakat terkait aktivitas peredaran obat terlarang di wilayah tersebut.

    “Mengamankan 1 orang pelaku inisial J dan 4.395 butir psikotropika obat berbahaya tanpa izin edar di Jagakarsa ” ujar Kanit 4 Subdit 3 AKP Rumangga, Senin (19/1/2026).

    Saat ini barang bukti dan tersangka telah dibawa ke kantor Ditresnarkoba Polda Metro Jaya guna pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut.

  • Blogger Polri : Luar Biasa Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Bongkar Peredaran 4.395 Obat Berbahaya tanpa Izin Edar di Jagakarsa, 1 Orang Turut diamankan

    Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Bongkar Peredaran 4.395 Obat Berbahaya tanpa Izin Edar di Jagakarsa, 1 Orang Turut diamankan

    Jakarta — Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap kasus peredaran psikotropika jenis obat-obatan di wilayah Jakarta Selatan. Seorang pria berinisial J (30) diamankan saat menjaga sebuah toko yang di kamuflase menjual plastik di kawasan Jagakarsa, Minggu (18/1/2026) malam.

    Penangkapan dilakukan sekitar pukul 21.00 WIB di sebuah toko yang berlokasi di Jalan Mochammad Kahfi II, Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa. Dari lokasi tersebut, polisi menemukan ribuan butir obat-obatan yang diduga keras termasuk psikotropika dan diedarkan tanpa izin.

    Dalam pengungkapan itu, petugas menyita barang bukti berupa 1.255 butir tramadol, 1.340 butir heximer, 106 butir calmlet alprazolam 1 mg, serta 1.694 butir trihex.
    serta 1 Unit Handphone dan Uang hasil penjualan sebesar 11 Juta rupiah

    Kanit 4 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKP Rumangga, menjelaskan bahwa pengungkapan berawal dari informasi masyarakat terkait aktivitas peredaran obat terlarang di wilayah tersebut.

    “Mengamankan 1 orang pelaku inisial J dan 4.395 butir psikotropika obat berbahaya tanpa izin edar di Jagakarsa ” ujar Kanit 4 Subdit 3 AKP Rumangga, Senin (19/1/2026).

    Saat ini barang bukti dan tersangka telah dibawa ke kantor Ditresnarkoba Polda Metro Jaya guna pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut.

  • Polda Metro Jaya Bongkar Clandestine Lab Etomidate, Cegah Peredaran 15 Ribu Vape Narkotika

    Polda Metro Jaya Bongkar Clandestine Lab Etomidate, Cegah Peredaran 15 Ribu Vape Narkotika

    Jakarta — Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap kasus tindak pidana narkotika berupa clandestine laboratory atau laboratorium gelap produksi etomidate yang beroperasi di salah satu apartemen di Jakarta Utara. Pengungkapan ini berawal dari pengembangan informasi Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta terkait paket mencurigakan yang diduga berisi bahan narkotika.

     

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menjelaskan, pada Jumat (9/1/2025) sekitar pukul 15.30 WIB, tim Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya melakukan control delivery terhadap paket jasa pengiriman yang ditujukan ke apartemen di wilayah Jakarta Utara. Dari hasil pengawasan tersebut, petugas mengamankan seorang pria berinisial DJ di lobi apartemen.

    “Dari penggeledahan unit apartemen tersangka, polisi menemukan satu paket narkotika jenis etomidate seberat bruto 100 gram serta berbagai peralatan yang diduga digunakan untuk kegiatan produksi narkotika. Barang bukti yang diamankan antara lain tabung laboratorium, alat suntik, timbangan digital, alat aduk kaca, bahan kimia, dan perlengkapan pendukung lainnya” dalam keterangannya Rabu (14/01/26).

    Lanjut, Pengembangan kasus berlanjut ke Bandara Soekarno-Hatta. Pada Sabtu (10/1/2026) sekitar pukul 09.00 WIB, petugas kembali mengamankan seorang warga negara asing asal Tiongkok berinisial HW di Terminal 2F. Dari tangan tersangka, polisi menyita plastik kemasan yang diduga akan digunakan sebagai bungkus cartridge vape berisi etomidate.

    “Dari hasil penyelidikan sementara, diketahui bahwa kedua pelaku ini dikendalikan oleh seorang pengendali berinisial C yang saat ini berstatus DPO dan berada di luar negeri,” ujar Budi. Ia menambahkan, bahan baku yang diamankan diperkirakan dapat diolah menjadi sekitar 30 liter cairan atau setara 15.000 cartridge vape etomidate.

    ia menegaskan, pengungkapan ini berpotensi menyelamatkan sekitar 15.000 jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkotika. Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat agar aktif melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar sebagai bagian dari upaya bersama memutus mata rantai peredaran narkoba.

  • Demi Dukung Ekonomi masyarakat, Polda Metro Jaya bangun jembatan di Bekasi

    Demi Dukung Ekonomi masyarakat, Polda Metro Jaya bangun jembatan di Bekasi

    Bekasi – Satuan Brimob Polda Metro Jaya mengawal penuh rencana pembangunan jembatan penghubung di Desa Bantarjaya, Pebayuran, Kabupaten Bekasi. Peninjauan lokasi ini menjadi bagian dari upaya Polri mendorong percepatan infrastruktur yang berdampak langsung pada kelancaran ekonomi dan aktivitas sosial masyarakat Bekasi.
    Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Henik Maryanto meninjau secara langsung lokasi pembangunan jembatan, pada Rabu (7/1/2026). Kunjungan Kombes Henik ini menjadi bentuk nyata dukungan Polri terhadap program Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri, yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur dasar.

    Dalam peninjauan tersebut, Kombes Henik melihat langsung kondisi akses yang selama ini digunakan masyarakat. Saat ini, warga masih mengandalkan jembatan swadaya berbahan bambu yang kondisinya tidak layak dan rawan, setelah jembatan permanen sebelumnya rusak akibat banjir. Situasi ini dinilai membutuhkan perhatian serius agar mobilitas masyarakat kembali aman dan lancar.

    Menurutnya, kehadiran Polri tidak hanya sebatas pada aspek keamanan, tetapi juga berperan aktif mendukung program-program yang memberikan dampak langsung bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

    “Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat memperlancar aktivitas warga, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” ujar Kombes Henik dalam keterangannya.

    Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat agar rencana pembangunan tersebut dapat segera direalisasikan sesuai ketentuan. Harapan yang sama disampaikan warga setempat yang menginginkan akses penghubung antar desa kembali layak dan aman digunakan dalam aktivitas sehari-hari.

    Jembatan yang direncanakan dibangun ini memiliki peran strategis karena menjadi penghubung utama antara Desa Bantarjaya dan Desa Bantarsari, sekaligus jalur penting bagi aktivitas warga, khususnya di sektor pertanian.

    Kegiatan ini kembali menegaskan bahwa dalam setiap program pembangunan yang menyentuh kepentingan publik, Brimob Polda Metro Jaya senantiasa hadir untuk memberikan dukungan nyata, sejalan dengan komitmen Polri dalam melayani dan mengabdi kepada masyarakat.

  • Kadiv Humas Polri Ajak Hadapi Tantangan dengan Semangat dan Optimisme Sambut Tahun Baru 2026,

    Kadiv Humas Polri Ajak Hadapi Tantangan dengan Semangat dan Optimisme Sambut Tahun Baru 2026,

    Memasuki awal Tahun Baru 2026, Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menyampaikan ucapan selamat sekaligus pesan penuh harapan kepada seluruh masyarakat Indonesia.

    Dalam momentum pergantian tahun ini, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho mengajak semua pihak untuk menjadikan tahun baru sebagai titik awal memperkuat semangat, memperbarui tekad, dan menumbuhkan optimisme dalam menjalani kehidupan.

    “Semoga di tahun baru ini kita semua senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, serta kekuatan untuk melangkah maju menghadapi setiap tantangan dengan penuh semangat,” ungkapnya.

    Ia menekankan bahwa tahun baru bukan sekadar pergantian angka, tetapi juga kesempatan untuk terus memperbaiki diri, mempererat kebersamaan, dan meningkatkan kepedulian satu sama lain. Dengan semangat persatuan dan kerja sama, berbagai tantangan diyakini dapat dihadapi bersama.

    Kadiv Humas Polri juga berharap Tahun 2026 membawa keberkahan, kedamaian, serta semangat pengabdian yang lebih kuat, khususnya dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan di tengah masyarakat.

    Mengakhiri pesannya, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho mengajak seluruh elemen bangsa untuk melangkah di tahun yang baru dengan pikiran positif, hati yang tulus, dan tekad yang kuat, demi Indonesia yang semakin maju dan sejahtera.

     

     

  • Rilis Akhir Tahun Polda Metro Jaya, Narkoba Rp1,7 Triliun Disita Sepanjang 2025

    Rilis Akhir Tahun Polda Metro Jaya, Narkoba Rp1,7 Triliun Disita Sepanjang 2025

    Sepanjang tahun 2025, Polda Metro Jaya menegaskan perannya sebagai pilar utama penjaga stabilitas keamanan, ketertiban, dan ketenteraman masyarakat di Ibu Kota dan wilayah penyangga. Seluruh capaian strategis tersebut dirangkum dalam Kaleidoskop 2025 Polda Metro Jaya, sebagai bentuk komitmen transparansi dan akuntabilitas Polri kepada publik.(31/12/25)

    Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri menegaskan bahwa setiap kebijakan dan langkah operasional Polda Metro Jaya selaras dengan visi besar Presiden Republik Indonesia melalui Asta Cita, khususnya dalam penegakan hukum yang berkeadilan, pelayanan publik yang humanis, serta dukungan terhadap ketahanan nasional.

    Dukungan Nyata untuk Ketahanan Pangan

    Sebagai bagian dari program prioritas nasional, Polda Metro Jaya turut aktif memperkuat ketahanan pangan. Salah satunya melalui keterlibatan dalam penanaman jagung serentak Kuartal IV yang digelar secara nasional dan dipimpin Kapolri secara virtual.

    Tak hanya itu, Polda Metro Jaya memastikan kesiapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan Satuan Pelayanan Bergizi Gratis (SPBG) di berbagai wilayah Jakarta. Kapolda Metro Jaya turun langsung melakukan pengecekan guna memastikan standar kebersihan, kelayakan, dan kualitas layanan, terutama bagi anak-anak sekolah sebagai penerima manfaat utama.

    Penegakan Hukum Tegas, Terukur, dan Berkeadilan

    Dalam bidang penegakan hukum, Polda Metro Jaya mencatat capaian signifikan. Direktorat Reserse Kriminal Umum berhasil menyelesaikan perkara hingga 109 persen, mencerminkan efektivitas kerja di tengah kompleksitas kriminalitas metropolitan.

     

    Polda Metro Jaya juga sukses membongkar sindikat besar impor pakaian bekas ilegal, menyita ratusan bal pakaian bernilai miliaran rupiah, serta membekukan aset hasil Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Sementara di ranah digital, Direktorat Reserse Siber terus memutus akses judi online ilegal demi menjaga ruang siber yang aman dan sehat bagi masyarakat.

    Perang Total Melawan Narkotika

    Komitmen memerangi narkoba juga menunjukkan hasil nyata. Sepanjang 2025, pengungkapan perkara narkotika meningkat 12 persen, dengan total barang bukti mencapai 3,2 ton narkotika. Dari capaian tersebut, diperkirakan lebih dari 10 juta jiwa berhasil diselamatkan dari ancaman narkoba

     

    Seluruh proses penegakan hukum dilaksanakan secara terbuka, termasuk pemusnahan barang bukti sesuai ketentuan, sebagai wujud komitmen melindungi generasi bangsa.

    Mengelola Tantangan Jakarta Secara Adaptif

    Tahun 2025 menghadirkan berbagai tantangan kompleks, mulai dari kemacetan lalu lintas, banjir akibat curah hujan tinggi, hingga kebakaran di kawasan padat penduduk. Seluruh potensi gangguan tersebut dikelola secara adaptif melalui rekayasa lalu lintas terukur, kesiapsiagaan personel, serta respons cepat lintas sektor.

     

    Dalam pengamanan aksi penyampaian pendapat, Polda Metro Jaya mengedepankan pendekatan dialogis dan humanis, menjaga keseimbangan antara hak demokrasi dan ketertiban umum.

     

    Transformasi Pelayanan Publik Presisi

    Sebagai bagian dari transformasi Polri Presisi, Polda Metro Jaya mengoptimalkan layanan Call Center 110 yang beroperasi 24 jam. Sepanjang 2025, tercatat lebih dari 269 ribu panggilan, dengan sekitar 67 persen berhasil terlayani, mencerminkan meningkatnya kepercayaan publik.

     

    Sinergi juga diperkuat melalui apel pengamanan swakarsa, apel nelayan di Kepulauan Seribu, apel bersama ormas dan komunitas, hingga Apel Ojol Kamtibmas yang melibatkan ribuan pengemudi ojek online.

    Polisi Hadir untuk Masyarakat

    Kepedulian sosial menjadi wajah lain Polda Metro Jaya. Mulai dari doa bersama lintas agama, penyaluran bantuan kemanusiaan

    bagi korban bencana, hingga penghargaan bagi warga berprestasi dan petugas keamanan lingkungan yang gugur saat mengabdi.

    “Transformasi ini bukan hanya tentang institusi, tetapi tentang kepercayaan dan kebersamaan. Jakarta yang aman lahir dari kolaborasi seluruh elemen masyarakat,” tegas Irjen Pol. Asep Edi Suheri.

     

    Menatap 2026 dengan Optimisme

    Menutup Kaleidoskop 2025, Polda Metro Jaya menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat, TNI, Pemprov DKI, insan pers, tokoh agama, tokoh pemuda, dan seluruh elemen bangsa atas sinergi yang terbangun.

    Memasuki 2026, Polda Metro Jaya berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan, mempercepat penanganan perkara, menjaga integritas personel, serta mengoptimalkan koordinasi lintas sektor demi menghadirkan rasa aman yang nyata.

     

    Dari Jakarta, Polda Metro Jaya terus menyalakan harapan untuk Indonesia yang aman, kuat, dan sejahtera.

  • Kapolri Umumkan Rilis Akhir Tahun, Dimulai dengan Doa untuk Korban Bencana Sumatera

    Kapolri Umumkan Rilis Akhir Tahun, Dimulai dengan Doa untuk Korban Bencana Sumatera

    Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan rilis akhir tahun 2025 di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (30/12/2025). Dalam paparannya, Kapolri menegaskan berbagai capaian Polri serta komitmen mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    Kapolri turut menyinggung duka nasional akibat bencana alam di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Polri mengerahkan personel serta sarana prasarana, seperti dapur lapangan, water treatment, pesawat, dan helikopter untuk membantu mitigasi bencana serta percepatan pemulihan wilayah terdampak.

    Terkait pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Polri melaksanakan Operasi Lilin 2025 dengan melibatkan 146.701 personel gabungan dan mendirikan 2.903 pos pengamanan dan pelayanan. Operasi ini menyasar 44.436 objek vital, termasuk gereja, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, bandara, pelabuhan, dan lokasi wisata.

    Di akhir rilis, Kapolri mengakui kinerja Polri belum sepenuhnya sempurna. Ia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat serta menegaskan komitmen Polri untuk terus berbenah melalui dukungan, kritik, dan koreksi publik.

  • Pilot Helikopter Polri Salurkan Ratusan Al-Qur’an untuk Korban Banjir Aceh Tamiang

    Pilot Helikopter Polri Salurkan Ratusan Al-Qur’an untuk Korban Banjir Aceh Tamiang

    Pilot Helikopter Polri Salurkan Ratusan Al-Qur’an untuk Korban Banjir Aceh Tamiang
    .(Dok Humas Polri)

    Pilot dan kru Helikopter AW-169-3307 melakukan aksi kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan berupa 145 mushaf Al-Qur’an kepada masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Senin (22/12) sore.

    Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Bima Patra tersebut menjadi momen emosional bagi para awak helikopter yang biasanya hanya terfokus pada logistik fisik di tengah situasi darurat pascabencana.

    Pembagian Al-Qur’an ini dipimpin oleh Komisaris Eko bersama kru helikopter. Bantuan tersebut merupakan amanah khusus dari seorang anggota Polda Sumatera Utara yang enggan disebutkan identitasnya untuk disalurkan kepada warga Aceh Tamiang, dengan prioritas utama bagi anak-anak.

    Inisiatif mulia ini lahir setelah adanya laporan dari personel Polri di lapangan yang melihat kondisi masjid dan musala kehilangan kitab suci akibat terendam banjir, serta keinginan kuat anak-anak di pengungsian untuk kembali mengaji.

    Eko menjelaskan bahwa dirinya merasa sangat terhormat dipercaya untuk menyampaikan bantuan spiritual tersebut. Menurutnya, informasi mengenai ketiadaan Al-Qur’an di lokasi bencana menjadi pendorong utama bagi donatur untuk mengirimkan bantuan ini guna mendukung kegiatan keagamaan di masa pemulihan.

    Penyaluran ini diharapkan dapat menjadi oase bagi anak-anak di tenda pengungsian yang selama ini terhambat aktivitas mengajinya akibat kehilangan perlengkapan ibadah.

    Sebagai pilot yang kerap bertugas dalam operasi kemanusiaan, Eko mengaku mendapatkan pengalaman batin yang berbeda dalam misi kali ini. Jika biasanya ia hanya melakukan prosedur drop bantuan tanpa mematikan mesin demi mengejar waktu dan mengantisipasi cuaca buruk, kali ini ia berkesempatan untuk turun dan berinteraksi langsung dengan warga.

    “Biasanya saya hanya melakukan drop bantuan tanpa mematikan mesin lalu langsung terbang lagi, namun kali ini saya bisa berinteraksi langsung dengan masyarakat terdampak,” ungkapnya.

    Kegiatan distribusi Al-Qur’an ini diharapkan tidak hanya membantu secara materiil, tetapi juga memulihkan semangat spiritual masyarakat Aceh Tamiang dalam menghadapi masa pemulihan pascabencana.

    Dengan kembalinya aktivitas mengaji di lokasi-lokasi pengungsian dan masjid yang mulai dibersihkan, diharapkan stabilitas psikologis warga, terutama generasi muda, dapat segera pulih setelah diterjang musibah banjir besar