Category: Berita Harian

  • Kapolda Metro Komjen Asep Edi Suheri Jenguk Personel dan Ojol Yang Dirawat Imbas Ricuh Usai Aksi di DPR

    Kapolda Metro Komjen Asep Edi Suheri Jenguk Personel dan Ojol Yang Dirawat Imbas Ricuh Usai Aksi di DPR

    Foto: Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri memberikan dukungan dan semangat kepada dua personel Polri dan pengemudi ojol yang masih dirawat di RS Polri. (dok Istimewa) Jakarta – Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri memberikan dukungan dan semangat kepada dua personel Polri serta seorang pengemudi ojek online (ojol) yang masih dirawat di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Ketiganya terluka dalam rangkaian peristiwa setelah aksi penyampaian pendapat di depan gedung DPR RI pekan lalu. “Kami hadir untuk memberikan semangat kepada saudara-saudara kita yang masih menjalani perawatan. Kami berharap semuanya segera pulih, dapat kembali berkumpul bersama keluarga, dan menjalankan aktivitas seperti sediakala,” kata Komjen Asep Edi, Selasa (1/9/2026).

    Kapolda menemui para korban satu per satu untuk melihat langsung perkembangan kondisi mereka. Ia berbincang dengan para korban dan keluarga yang mendampingi. Dia juga menanyakan proses perawatan, serta memberikan semangat agar tetap kuat menjalani masa pemulihan.

    Ketiga korban terluka dalam rangkaian peristiwa setelah aksi penyampaian pendapat di depan Gedung DPR RI pekan lalu. (dok Istimewa) Dua personel yang masih dirawat ialah anggota Ditsamapta Polda Metro Jaya Bripda Aslam Sarofi, anggota Ditpolair Polda Metro Jaya Briptu Frans Adong. Keduanya mengalami luka ketika menjalankan tugas pengamanan dan hingga kini masih mendapatkan perawatan serta pemantauan dari tim medis.

    Kapolda juga menemui Rizal, seorang pengemudi ojek daring, yang juga mengalami luka dalam peristiwa tersebut. Kapolda menyampaikan rasa prihatin serta dukungan selama menjalani proses pemulihan kepada Rizal dan keluarganya.

    Kehadiran Kapolda menjadi wujud kepedulian terhadap setiap korban tanpa membedakan latar belakang. Keselamatan dan pemulihan menjadi perhatian utama, baik bagi personel yang terluka ketika menjalankan tugas maupun masyarakat yang turut terdampak dalam peristiwa tersebut.

    Baca juga: Tersangka Kerusuhan Usai Demo di Jakarta Bertambah Jadi 49 Orang

    Kapolda juga menemui Rizal, seorang pengemudi ojek daring yang turut mengalami luka dalam peristiwa tersebut. (dok Istimewa) Kapolda berharap proses perawatan ketiga korban berjalan dengan baik dan seluruh kebutuhan medis mereka dapat terpenuhi hingga pulih. Ia turut menyampaikan dukungan kepada keluarga yang setia mendampingi para korban selama menjalani proses penyembuhan.

    Kericuhan terjadi usai demo di depan gedung DPR pada Kamis (27/8) lalu. Polda Metro Jaya mengamankan 322 orang dan sebanyak 49 orang di antaranya ditetapkan sebagai tersangka.

  • Kapolda Jenguk Korban Di RS Polri Pasca Demo Di DPR RI , Beri Semangat Dan Pemulihan

    Kapolda Jenguk Korban Di RS Polri Pasca Demo Di DPR RI , Beri Semangat Dan Pemulihan

    Foto: Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri memberikan dukungan dan semangat kepada dua personel Polri dan pengemudi ojol yang masih dirawat di RS Polri. (dok Istimewa) Jakarta – Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri memberikan dukungan dan semangat kepada dua personel Polri serta seorang pengemudi ojek online (ojol) yang masih dirawat di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Ketiganya terluka dalam rangkaian peristiwa setelah aksi penyampaian pendapat di depan gedung DPR RI pekan lalu. “Kami hadir untuk memberikan semangat kepada saudara-saudara kita yang masih menjalani perawatan. Kami berharap semuanya segera pulih, dapat kembali berkumpul bersama keluarga, dan menjalankan aktivitas seperti sediakala,” kata Komjen Asep Edi, Selasa (1/9/2026).

    Kapolda menemui para korban satu per satu untuk melihat langsung perkembangan kondisi mereka. Ia berbincang dengan para korban dan keluarga yang mendampingi. Dia juga menanyakan proses perawatan, serta memberikan semangat agar tetap kuat menjalani masa pemulihan.

    Ketiga korban terluka dalam rangkaian peristiwa setelah aksi penyampaian pendapat di depan Gedung DPR RI pekan lalu. (dok Istimewa) Dua personel yang masih dirawat ialah anggota Ditsamapta Polda Metro Jaya Bripda Aslam Sarofi, anggota Ditpolair Polda Metro Jaya Briptu Frans Adong. Keduanya mengalami luka ketika menjalankan tugas pengamanan dan hingga kini masih mendapatkan perawatan serta pemantauan dari tim medis.

    Kapolda juga menemui Rizal, seorang pengemudi ojek daring, yang juga mengalami luka dalam peristiwa tersebut. Kapolda menyampaikan rasa prihatin serta dukungan selama menjalani proses pemulihan kepada Rizal dan keluarganya.

    Kehadiran Kapolda menjadi wujud kepedulian terhadap setiap korban tanpa membedakan latar belakang. Keselamatan dan pemulihan menjadi perhatian utama, baik bagi personel yang terluka ketika menjalankan tugas maupun masyarakat yang turut terdampak dalam peristiwa tersebut.

    Baca juga: Tersangka Kerusuhan Usai Demo di Jakarta Bertambah Jadi 49 Orang

    Kapolda juga menemui Rizal, seorang pengemudi ojek daring yang turut mengalami luka dalam peristiwa tersebut. (dok Istimewa) Kapolda berharap proses perawatan ketiga korban berjalan dengan baik dan seluruh kebutuhan medis mereka dapat terpenuhi hingga pulih. Ia turut menyampaikan dukungan kepada keluarga yang setia mendampingi para korban selama menjalani proses penyembuhan.

    Kericuhan terjadi usai demo di depan gedung DPR pada Kamis (27/8) lalu. Polda Metro Jaya mengamankan 322 orang dan sebanyak 49 orang di antaranya ditetapkan sebagai tersangka.

  • Terdampak El Nino, Ditpolairud Polda Sulut Salurkan 72 Ribu Liter Air Bersih ke Bunaken dan Manado Tua

    Terdampak El Nino, Ditpolairud Polda Sulut Salurkan 72 Ribu Liter Air Bersih ke Bunaken dan Manado Tua

    Antusiasme warga pesisir Pulau Manado Tua dan Bunaken yang mengantre membawa berbagai wadah penampungan saat menerima pendistribusian air bersih dari Ditpolairud Polda Sulut.

    Antusiasme warga pesisir Pulau Manado Tua dan Bunaken yang mengantre membawa berbagai wadah penampungan saat menerima pendistribusian air bersih dari Ditpolairud Polda Sulut.

    Kemarau panjang dan fenomena El Nino yang melanda sejumlah wilayah di Sulawesi Utara membuat warga di kepulauan kesulitan mendapatkan pasokan air.

    Merespons kondisi tersebut, Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Utara (Sulut) turun tangan menyalurkan bantuan 72.000 liter air bersih ke Pulau Bunaken dan Pulau Manado Tua, Jumat (28/08/2026).

    ​Bantuan kemanusiaan ini merupakan arahan langsung dari Kapolda Sulut Irjen Pol DR. Roycke Langie, S.I.K., M.H., sebagai wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat pesisir.

    Puluhan ribu liter air bersih tersebut diangkut menggunakan Kapal KM Amazia I yang bertolak dari Kota Manado.

    ​Kedatangan rombongan kepolisian disambut antusias oleh ratusan warga yang sudah rela mengantre sejak pagi dengan membawa berbagai wadah penampungan air.

    Dirpolairud Polda Sulut Kombes Pol. Bayuaji Yudha Prajas, didampingi Wakil Direktur Polairud, bersama Ketua Bhayangkari Ranting Ditpolairud Polda Sulut Ny. Nila Bayu saat meninjau langsung pendistribusian bantuan air bersih untuk warga kepulauan.

    ​Ketua Lingkungan 3 Kelurahan Manado Tua Dua, Netty Kakalang, mengungkapkan bahwa kekeringan ekstrem telah melanda wilayahnya sejak beberapa bulan terakhir. Warga harus bersusah payah untuk memenuhi kebutuhan dasar.

    ​”Tahun ini kami kembali mengalami kekeringan. Sejak bulan Juni sudah mulai kering, dan dari saat itu sampai sekarang tidak pernah turun hujan. Kalau untuk minum, warga terpaksa membeli air galon kemasan yang didatangkan dari Manado. Sedangkan untuk cuci beras atau memasak, warga harus berjalan kaki sekitar tiga kilometer ke kampung sebelah yang bernama Papiandang,” ungkap Netty.

    ​Lebih lanjut, Netty menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kehadiran pihak kepolisian yang membawa solusi nyata bagi krisis yang sedang mereka hadapi.

    ​”Mewakili warga Kelurahan Manado Tua Dua, khususnya lingkungan 3 dan 4, kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Dirpolairud dan Bapak Kapolda Sulut. Bantuan ini sangat membantu kami. Harapan masyarakat, jika air ini habis dan belum ada hujan, mohon ada bantuan kembali. Kami doakan semoga kepolisian senantiasa diberkati Tuhan dalam menjalankan tugas,” tambahnya.

    ​Sementara itu, Direktur Polairud Polda Sulut, Kombes Pol. Bayuaji Yudha Prajas, S.H., M.H., menjelaskan bahwa penyaluran air bersih ini dilakukan secara cepat setelah pihaknya menerima laporan terkait krisis air di pulau-pulau terdekat dari daratan Manado.

    ​”Pada hari Rabu kemarin, kita mendapat informasi bahwa masyarakat di Pulau Bunaken dan Manado Tua kekurangan air bersih karena dampak musim kemarau berkepanjangan dan fenomena El Nino. Kami berinisiatif menghubungi pengusaha kapal tangkap ikan, dan mereka bersedia membantu membawa 72.000 liter air bersih. Bantuan ini kita bagi dua. Jika di Bunaken sudah ada sedikit bantuan dari Pemda, di Pulau Manado Tua ini sama sekali belum ada, sehingga warga sangat antusias mengantre,” jelas Kombes Pol. Bayuaji.

    ​Terkait kelanjutan program ini, Kombes Pol. Bayuaji menegaskan bahwa kepolisian akan terus memantau situasi dan berkomitmen untuk selalu hadir di tengah kesulitan warga.

    ​”Tentunya kami akan melaporkan situasi ini kepada pimpinan kami, Bapak Kapolda Sulawesi Utara. Kami melihat masyarakat sangat terbantu dan berterima kasih kepada Ditpolairud, Polda Sulut, dan Polri pada umumnya. Prinsipnya, kita memang harus hadir di mana masyarakat sedang membutuhkan,” tegasnya.

    Ketua Bhayangkari Ranting Ditpolairud Polda Sulut Ny. Nila Bayu beserta jajaran pengurus Bhayangkari saat turun langsung membantu mendistribusikan air bersih kepada warga yang terdampak kemarau di Pulau Bunaken.

    ​Kehadiran aparat kepolisian beserta Bhayangkari dalam mendistribusikan air bersih ini tidak hanya sekadar meringankan dahaga warga pulau, tetapi juga menjadi bukti nyata sinergitas dan pengabdian Polri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat di saat krisis melanda.

  • Teladani Akhlak Rasulullah, Ditpolairud Polda Sulut Hadir Berbagi Dan Membangun Persaudaraan Di Maulid Nabi Muhammad Saw 1448 Hijriah 

    Teladani Akhlak Rasulullah, Ditpolairud Polda Sulut Hadir Berbagi Dan Membangun Persaudaraan Di Maulid Nabi Muhammad Saw 1448 Hijriah 

     ADIT   27 AGUSTUS 2026  

    Screenshot_2026-08-27-12-55-06-63_99c04817c0de5652397fc8b56c3b3817

    Kota Bitung, SiberSulut |Semangat meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW dalam melayani dan melindungi masyarakat kembali ditunjukkan oleh jajaran Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Utara.

    Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah, seluruh personil Ditpolairud bersama Pengurus Bhayangkari Ranting Ditpolairud Polda Sulut menggelar kegiatan keagamaan yang penuh makna di Masjid At-Taqwa, Kelurahan Tandurusa, Kecamatan Aertembaga, Kota Bitung, Kamis (27/8/2026).

    Mengusung tema “Persaudaraan dan Sosial: Mempererat Tali Silaturahmi Antar Umat Islam, Menebarkan Kedamaian, Kepedulian Sosial, dan Semangat Berbagi”, acara ini bukan sekadar ritual ibadah, melainkan wujud nyata komitmen Polri untuk hadir sebagai pelindung sekaligus pengayom yang dekat dengan umat.

    Kehadiran Direktur Polairud Polda Sulut, Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas, S.H., M.H., didampingi Ketua Bhayangkari Ranting Ny. Nila Bayu, memberikan kesan mendalam bagi seluruh peserta.

    Keduanya tidak hanya memimpin jalannya upacara keagamaan, tetapi juga duduk bersanding dengan anak-anak dari Panti Asuhan Ummul Mukminin Mariah Al Qibtiah Muhammadiyah Bitung yang turut diundang dalam momen sakral tersebut.

    Ustadz Julianto Dunggio, S.Pd., M.Pd., selaku penceramah menyampaikan tausiyah yang menyentuh hati. Ia menekankan bahwa esensi memperingati Maulid Nabi adalah menghidupkan nilai-nilai persaudaraan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi mereka yang bertugas menjaga keamanan negara.

    Usai rangkaian tausiyah, suasana semakin haru ketika Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas dan Ny. Nila Bayu secara langsung menyerahkan sedekah kepada perwakilan Panti Asuhan Ummul Mukminin Mariah Al Qibtiah.

    Aksi berbagi rezeki ini menjadi simbol bahwa kepolisian tidak hanya bertugas di lapangan, tetapi juga memiliki hati yang peka terhadap sesama.

    Dalam keterangannya, Dirpolairud Polda Sulut Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas menegaskan bahwa, ” Maulid Nabi adalah momentum untuk memperkuat iman dan karakter kita sebagai abdi masyarakat.

    Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri dan Bhayangkari senantiasa hadir untuk menebarkan kedamaian dan kepedulian, khususnya kepada anak-anak yatim piatu yang merupakan amanah bangsa,” ujar Kombes Pol Bayuaji.

    Ia berharap, kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga tali silaturahmi antara institusi kepolisian dan masyarakat tetap terjalin erat, serta nilai-nilai luhur Rasulullah SAW benar-benar terimplementasi dalam setiap tugas pelayanan publik.

    Terpisah, Koordinator Humas Ummul Mukminin Mariah Al Qibtiah Muhammadiyah Bitung, Dra. Hj. Ratna Juwita Otoluwa, mengucapkan terima kasih banyak kepada seluruh Ditpolairud Polda Sulut yang telah mengundang kami dan berbagi rezeki di hari yang mulia ini dan kami sangat mengapresiasi kebaikan Bapak Dirpolairud Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas beserta Ibu Ketua Bhayangkari Ny. Nila Bayu. Semoga Allah SWT dan Baginda Rasulullah SAW membalas segala kebaikan, melimpahkan rezeki, kesehatan, umur panjang, serta kesuksesan karir kedepannya,” ucap Hj. Ratna.

    Hj. Ratna juga berharap agar kolaborasi positif antara kepolisian dan lembaga sosial seperti panti asuhan dapat terus berlanjut, sehingga anak-anak asuh merasa diperhatikan dan didukung dalam tumbuh kembangnya menuju masa depan yang lebih cerah.

    Dengan berakhirnya kegiatan ini, Ditpolairud Polda Sulut telah membuktikan bahwa integritas seorang polisi tidak hanya diukur dari kemampuan penegakan hukum, tetapi juga dari ketulusan hati dalam merawat persaudaraan dan menebar manfaat bagi lingkungan sekitar.

  • Polda Metro Jaya Sebut Perusakan Fasilitas Umum Demo 27 Agustus Dilakukan Kelompok Perusuh

    Polda Metro Jaya Sebut Perusakan Fasilitas Umum Demo 27 Agustus Dilakukan Kelompok Perusuh

    image-small

     

    Jakarta – Polda Metro Jaya menyebut perusakan fasilitas umum dan pembakaran pagar Gedung DPR/MPR RI saat aksi unjuk rasa di kawasan Senayan, Jakarta, Kamis (27/08/2026) malam,dilakukan oleh kelompok yang sengaja membuat kericuhan.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, aksi tersebut tidak lagi berkaitan dengan penyampaian aspirasi. Menurut dia, sebagian massa yang datang setelah aksi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) justru melakukan tindakan yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

    “Itu adalah ulah kelompok perusuh atau pengganggu kamtibmas,” ujar Budi kepada wartawan di Jakarta, Jumat (28/8/2026).

    Budi menjelaskan, kegiatan penyampaian aspirasi AMPB sebenarnya telah selesai sejak siang hingga sore hari. Massa juga telah membubarkan diri secara tertib setelah bertemu dengan pimpinan DPR.

    Namun, setelah itu muncul massa susulan yang datang dan menduduki gerbang Gedung DPR/MPR RI. Situasi kemudian meningkat hingga terjadi aksi perusakan dan pembakaran pagar.

    Melihat situasi yang semakin tidak kondusif dan waktu yang telah memasuki malam hari, Polri mengambil langkah penanganan secara bertahap.

    Langkah tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan ketentuan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum serta kepentingan masyarakat yang tetap harus beraktivitas dengan aman.

    “Setelah melihat eskalasi dan mempertimbangkan waktu pelaksanaan yang sudah memasuki malam hari, sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum, serta untuk menjamin aktivitas masyarakat umum tidak dirugikan, Polri mengambil langkah pendekatan secara bertahap,” jelasnya.

    Budi menegaskan, perusakan fasilitas umum sangat merugikan masyarakat. Sebab, fasilitas yang rusak dapat mengganggu pelayanan dan aktivitas warga.

    “Tindakan perusakan tentunya dapat merusak ketertiban dan keteraturan sosial. Hal ini sangat merugikan karena ketika fasilitas umum dirusak, pada akhirnya dapat menyebabkan terganggunya pelayanan kepada masyarakat umum,” katanya.

    Polisi juga mengapresiasi masyarakat yang tetap menjaga situasi aman dan kondusif selama aksi berlangsung.

    Budi meminta masyarakat yang masih berada di sekitar lokasi demonstrasi untuk kembali ke rumah dan melanjutkan aktivitas seperti biasa.

    “Kami mengimbau masyarakat yang masih berada di sekitar lokasi untuk dapat kembali ke rumah masing-masing, berkumpul bersama keluarga yang telah menunggu dan kembali beraktivitas dengan nyaman,” tuturnya.

  • Strategi Komprehensif Kapolda Sumsel Tangani Karhutla 2026: Dari Edukasi Masif hingga Penahanan 17 Tersangka

    Strategi Komprehensif Kapolda Sumsel Tangani Karhutla 2026: Dari Edukasi Masif hingga Penahanan 17 Tersangka

    Tribratanews.polri.go.id – PALEMBANG – Menghadapi ancaman siklus tahunan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), pemerintah pusat bersama aparat gabungan dan pemerintah daerah merapatkan barisan. Presiden Republik Indonesia, Jenderal TNI H. Prabowo Subianto, memimpin langsung Rapat Penanggulangan Karhutla di Sumatera Selatan Tahun 2026 yang digelar di Ruang VIP Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, Senin (24/8/2026).

    Rapat tingkat tinggi ini turut dihadiri oleh jajaran menteri dan pejabat teras negara, di antaranya Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumsel yang dipimpin oleh Gubernur H. Herman Deru. Dalam forum strategis tersebut, Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., memaparkan strategi holistik yang telah dan sedang dijalankan oleh Polda Sumsel. Penanganan Karhutla tahun ini tidak hanya bertumpu pada pemadaman, tetapi mencakup pencegahan dini, kolaborasi edukasi, hingga penegakan hukum yang tegas.

    Kapolda Sumsel menjelaskan bahwa antisipasi telah dilakukan jauh hari. “Karena Karhutla ini merupakan siklus yang terjadi setiap tahunnya, kami sudah mempersiapkan hal ini mulai dari awal tahun, Bapak Presiden. Pada bulan Februari yang lalu, Bapak Kapolri bahkan hadir mengecek langsung kesiapsiagaan Karhutla sekaligus apel Kamtibmas di wilayah Sumatera Selatan,” papar Irjen Pol. Sandi Nugroho.

    Untuk upaya pencegahan (preemtif) dan edukasi, Polda Sumsel mengedepankan sinergi di tingkat akar rumput. Menggandeng Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan para Kepala Desa (Kades) sebagai ujung tombak, aparat secara masif memberikan pencerahan kepada masyarakat tentang larangan membuka lahan pertanian dengan cara dibakar.

    Langkah ini, lanjut Kapolda, semakin kuat berkat Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) yang menjadi landasan aparat di lapangan. Selain itu, kolaborasi aktif juga dilakukan saat terjadi kebakaran dan pasca-kebakaran (rehabilitasi) bersama TNI, pemerintah daerah, dan warga setempat.

    Namun, upaya persuasif tersebut dibarengi dengan tindakan represif bagi pihak-pihak yang membandel. Penegakan hukum tanpa pandang bulu menjadi bukti komitmen aparat dalam menekan angka Karhutla.

    “Berdasarkan kegiatan yang sudah kami pantau, saat ini kami telah menangani kasus sebanyak 15 Laporan Polisi (LP). Selama kejadian di kewilayahan, kami juga sudah menahan 17 tersangka. Mudah-mudahan penindakan ini menjadi shock therapy (efek jera) sekaligus menjadi edukasi bagi masyarakat agar tidak terjadi lagi pembakaran hutan di wilayah Sumsel,” tegas Kapolda.

    Dikonfirmasi secara terpisah usai rapat, Kabid Humas Polda Sumsel menyampaikan imbauan tambahan agar strategi ini mendapat dukungan penuh dari masyarakat luas.

    “Sesuai arahan Bapak Kapolda dalam rapat bersama Bapak Presiden hari ini, penanganan Karhutla yang komprehensif membutuhkan kesadaran kolektif. Penegakan hukum adalah langkah terakhir; yang paling utama adalah pencegahan. Kami mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk tidak membakar lahan dengan alasan apa pun, dan segera melapor kepada Bhabinkamtibmas atau Polsek setempat jika melihat titik api,” ujar Kabid Humas.

    Rapat koordinasi bersama Presiden RI ini menjadi penegas bahwa penanganan Karhutla di Sumatera Selatan pada tahun 2026 dilakukan secara terpadu dan satu komando. Melalui keseimbangan antara deteksi dini, edukasi yang humanis, kolaborasi lintas instansi, serta penegakan hukum yang memberi efek jera, Sumatera Selatan diharapkan mampu melewati musim kemarau tahun ini tanpa status darurat kabut asap, demi menjaga roda ekonomi, kesehatan masyarakat, dan kelestarian ekosistem lingkungan.

  • Groundbreaking 436 SPPG Serentak, Komitmen Dukung Program MBG

    Jakarta – Wakapolri Komjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo memimpin pelaksanaan groundbreaking 436 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri secara serentak di seluruh Indonesia. Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Bapak Kapolri terhadap program Makan Bergizi Gratis yang menjadi bagian dari Program Astacita Presiden RI.

    Groundbreaking dipusatkan di SPPG Polda Metro Jaya, Cengkareng, Jakarta Barat, dan dihadiri jajaran pejabat utama Mabes Polri, Kapolda Metro Jaya, serta perwakilan kementerian terkait, Senin (29/12/2025).

     

    Komjen Pol Dedi mengatakan, pembangunan SPPG merupakan komitmen Kapolri untuk mengambil peran aktif dalam menyukseskan program makan bergizi gratis melalui penyediaan layanan pemenuhan gizi di berbagai daerah.

    “Hari ini Polri melaksanakan groundbreaking 436 SPPG secara serentak di seluruh Indonesia. Ini merupakan bagian dari target pembangunan total 1.147 unit SPPG Polri,” katanya kepada wartawan.

    Ia merinci, hingga saat ini sebanyak 331 unit SPPG telah beroperasi, 135 unit dalam tahap persiapan operasional, dan 245 unit dalam tahap pembangunan dengan progres yang beragam. Sementara 436 unit lainnya resmi memasuki tahap pembangunan melalui kegiatan groundbreaking hari ini.

    Dari jumlah tersebut, terdapat 26 unit SPPG wilayah 3T (terluar, terdepan, dan tertinggal) yang dibangun sebagai bentuk pemerataan layanan gizi. Pembangunan SPPG 3T ditargetkan rampung dalam waktu sekitar 45 hari dan akan dilanjutkan pada tahap berikutnya.

    Komjen Pol Dedi menambahkan, keberadaan SPPG Polri memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Dari 331 unit yang telah beroperasi, SPPG Polri mampu menyerap sekitar 57.100 tenaga kerja. Jika seluruh 1.147 unit SPPG Polri telah beroperasi, maka diperkirakan akan melayani sekitar 3,4 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.

    Selain itu, seluruh SPPG Polri diwajibkan memenuhi standar ketat keamanan pangan, mulai dari sertifikasi higienis, halal, uji laboratorium air bersih, hingga pengelolaan limbah.

    “SPPG di Polda Metro Jaya ini menjadi salah satu prototipe ideal. Kapasitas produksinya mencapai 3.800 porsi per hari, melayani sekolah-sekolah serta ibu dan anak di sekitar lokasi,” ujarnya.

    Menurut Dedi, kehadiran SPPG Polri tidak hanya bertujuan menyiapkan generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui keterlibatan petani, peternak, nelayan, hingga pelaku UMKM.

    “Multiplier effect-nya besar. Selain menyerap tenaga kerja, rantai pasok bahan pangan juga ikut menggerakkan ekonomi lokal,” pungkasnya.

  • Kapolda Metro Jaya Tinjau Ragunan, Pantau Pengamanan dan Bagikan Cokelat Buat Anak Anak

    Kapolda Metro Jaya Tinjau Ragunan, Pantau Pengamanan dan Bagikan Cokelat Buat Anak Anak

    keamanan pengunjung di momen libur Natal 2025. (Rumondang Naibaho/detikcom)
    Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri meninjau lokasi wisata Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan. Asep Edi meninjau proses pengamanan dan pelayanan di Ragunan.
    Pantauan detikcom di lokasi, Sabtu (27/12/2025) Irjen Asep Edi tiba di Ragunan sekira pukul 11.00 WIB. Dalam peninjauan ini Asep Edi didampingi oleh Karo Ops PMJ Kombes I Ketut Gede Wijatmika, Dirpamobvit Kombes Joko, Sulistio, Dirlantas Kombes Komarudin hingga Kapolres Metro Jakarta Selatan Nicolas Ary Lilipaly.

    Dia mulanya meninjau kesiapan pos pengamanan dan pelayanan yang ada di pintu masuk utama Ragunan. Dalam peninjauan itu, Asep Edi didampingi oleh Kepala Distamhut DKI Jakarta M. Fajar Sauri dan Kepala Unit Pengelola (UP) TMR Endah Rumiyati.

    Selanjutnya mereka berkeliling di kawasan TMR Ragunan. Mulai dari area pelikan hingga kandang harimau.

    Dalam peninjauan itu, Asep Edi juga berinteraksi dengan pengunjung. Salah satunya dengan seorang anak bernama Ahmad Ali Ramadhan asal Panimbang, Banten.

    “Katanya (Ali) pengin jadi polisi, jadi jenderal katanya,” ucap ibu Ali kepada Irjen Asep Edi.

    Foto: Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri mengecek Taman Margasatwa Ragunan memastikan keamanan pengunjung di momen libur Natal 2025. (Rumondang Naibaho/detikcom)
    “Jenderal Ahmad Ali Ramadhan, ya,” timpal Asep Edi sambil memberikan cokelat kepada Ali.

    “Iya, makasih bapak,” jawab Ali senang.

    Selain kepada Ali, Asep Edi juga membagikan cokelat hingga susu kotak kepada anak-anak. Serta memberi kartu uang elektronik kepada ibu-ibu.

    “Buat belanja bu, selamat liburan,” kata Asep Edi kepada pengunjung.

    Adapun kegiatan ini untuk mengecek langsung situasi keamanan tempat wisata saat momen libur pergantian tahun. Sekaligus memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif menjelang masa libur akhir tahun. Usai dari Ragunan, rombongan Kapolda akan melanjutkan peninjauan ke Ancol, Jakarta Utara.

  • Ringankan beban pedagang Kalibata, Polda Metro berikan Bantuan.

    Ringankan beban pedagang Kalibata, Polda Metro berikan Bantuan.

    Polda Metro Jaya menyalurkan bantuan modal kepada pedagang di kawasan depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, yang terdampak aksi balas dendam kelompok debt collector atau mata elang. Bantuan tersebut diberikan sebagai langkah awal agar pedagang dapat kembali berjualan setelah kehilangan lapak dan modal usaha.

    Koordinator pedagang Kalibata, Purwanto, mengatakan bantuan disampaikan saat pertemuan perwakilan pedagang dengan Polda Metro Jaya. Pertemuan itu dihadiri Wakapolda Metro Jaya Brigjen Dekananto Eko Purwono yang mewakili Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri. “Alhamdulillah kami tadi dipanggil ke Polda Metro. Wakapolda mewakili Kapolda Metro mengundang kami. Pertama menyampaikan prihatin dan menyampaikan permintaan maaf atas kejadian ini,” ujar Purwanto kepada wartawan, Sabtu (13/12/2025).

    Selain bantuan modal, Polda Metro Jaya juga menjanjikan pengamanan saat para pedagang kembali beraktivitas di lokasi. “Kedua, akan membekali kami pengamanan saat kami beraktivitas berjualan lagi. Alhamdulillah memberikan bantuan, seberapapun bantuan kami terima, kami ucapkan terima kasih,” katanya.

    Meski demikian, Purwanto menyebut para pedagang belum bisa langsung kembali berjualan. Selain masih trauma, sebagian besar pedagang kehilangan seluruh modal akibat kerusuhan. “Untuk kondisi pedagang saat ini, kami belum keluar dulu. Meskipun sudah kondusif, kami kehabisan modal,” ujarnya. Ia juga memastikan bantuan modal dari Kapolda Metro Jaya akan dibagikan secara adil dan transparan sesuai tingkat kerusakan masing-masing lapak. “Kami akan bagikan adil sesuai porsinya masing-masing karena kerusakannya berbeda-beda,” kata Purwanto.

    Saat ini pihaknya masih melakukan pendataan ulang pedagang untuk memastikan bantuan tepat sasaran. “Meskipun sudah ada bantuan modal dari Kapolda Metro Jaya, kami belum bisa bagikan karena ini harus transparan pembagiannya,” ujarnya. Berdasarkan data koordinator pedagang, terdapat 42 pedagang tenda bongkar pasang dan 22 pedagang permanen di kawasan tersebut. Total ada 64 tenda yang sebelumnya digunakan sekitar 40 pedagang.

    Seperti diberitakan sebelumnya, kerusuhan di Kalibata dipicu aksi balas dendam kelompok debt collector setelah dua anggotanya tewas dikeroyok anggota Yanma Mabes Polri. Peristiwa tersebut menyebabkan puluhan kios pedagang dan sejumlah kendaraan terbakar, dengan total kerugian ditaksir hampir Rp1,2 miliar.